Penyebab batuk rejan

Penyebab batuk rejan

“dilansir dari laman Doktersehat.com” bakteri bordetella partussis yang menyebar lewat udara adalah faktor besar yang menyebabkan batuk rejan itu terjadi, ketika bakteri tersebut sudah menyebar dan mulai masuk pada tubuh kita dan menyerang dindinng saluran pernafasan sipenderita lalu dengan cepat racun dilepaskan dan mulailah tahap awak penyakit ini menyebar berlangsung sekitar tiga minggu setelah batuk dimulai. Kenapa hal itu mudah terjadi dengan cepat, karena ketika saluran nafas sudah membengkak maka penderita harus menarik nafas panjang melalui mulut sehingga sulit sekali untuk melakukan pernafasan dari hidung. Dan pembengkakan pada saluran tersebut membuat reaksi tubuh semakin mudah untuk menerima bakteri sehingga itu salah satu penyebab batuk rejan terjadi. Semakin parah infeksi yang disebabkan oleh bakteri maka semakin bertambah pula volume dahak, sehingga batuk akan berlangsung semakin lama, sipenderita akan semakin tersiksa dengan kesulitannya dalam bernafas karena sirkulasi udara dalam saluran pernafasan yang terus menerus menghambat akibat dahak yang tertumpuk. Hal ini akan menimbulkan suara mengi akibat udara yang tidak sepenuhnya bisa msuk sampai keparu-paru sistem pernafasan yang tidak normal membuat aktifitas semakin terganggu, dan kurang nyaman dalam melakukan aegala hal. Ada beberapa komplikasi yang disebabkan batuk rejan sehingga mendatangkan masalah kesehatan yang lebih parah dan harus ditangani lebih serius lagi. Komplikasi ini terjadi kepada sipenderita baik orang dewasa maupun anak-anak, akan tetapi pada umumnya lebih terjadi pada orang dewasa seperti :

  • Susah tidur

Kesulitan untuk istirahat apalagi ketika menjalang malam, hal ini sering terjadi pada umumnya terutama bagi orang dewasa (insomnia)

  • Susah bernafas

Kesulitan bernafas ya tentunya adalah resiko yang mau tidak mau kita harus jalani, kesulitan bernafas ini tentunya sangat mengganggu apalagi ketika kita sedang beristirahat, nafas yang tidak teratur membuat kita terpaksa harus membuka mulut dan agar bisa tetap menghirup udara dan kembali beristirahat dengan tenang.

  • Penurunan berat badan

Hal ini bisa terjadi karena faktor dari penyebab batuk rejan itu sendiri yang terus menerus terjadi sehingga mengurangi daya tahan tubuh dan mudah kurus maka tidak perlu kaget jika sipengidap batuk tersebut memiliki penurunan berat bada yang darastis.

  • pneumonia

pneumonia yang dikenal juga dengan istilah paru-paru basah, ifeksi yang mengakibatkan peradangan pada kantong-kantong udara disalah satu atau kedua paru-paru.

  • Infeksi mata

Tidak perlu ditanyakan lagi jika batuk tersebut menyebabkan infeksi pada mata, karena kotoran yang terus menerus menyebar disebabkan tidak segera diatasi dengan cepat.

Dalam hal ini sebenarnya anak-anak sangat begitu rentan untuk mengalami komplikasi yang disebabkan oleh batuk tersebut. Perlu kamu ketahui dan antisipasi karena jika batuk terus menerus terjadi, hal ini akan menyebabkan penurunan kerja pada paru-paru sehingga si kecil akan dengan mudah lelah ketika bernafas bahkan lebih parahnya lagi dapat menyebabkan kekurangan pasokan oksigen sehingga akan berakibat fatal. Beberapa penelitian membuktikan bahwasannya setengah dari jumlah bayi berusia 1 tahun yang terinfeksi batuk rejan harus melakukan perawatan dirumah sakit akibat faktor dari komplikasi pernafasan serius seperti pneumonia, atau kelainan otak. Selain itu Denmasrk juga mengungkapkan bahwa bayi yang terserang penyakit tersebut akan memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami epilepsi pada masa kanak-kanaknya. Salah satu resiko yang lebih membahayakan lagi adalah penyakit tersebut mampu pecahkan pembuluh darah akibat batuk yang terus menerus terjadi sehingga terjadi pendarahan didalam otak dan berakibat fatal. Maka dari itu penting sekali kamu ketahui penyebab batuk rejan tersebut agar dapat mencegahnya sebelum hal itu terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *