3 Alasan Mengapa Wanita Jauh lebih Beresiko Penyakit Jantung

Penyakit jantung memang bisa menyerang siapa saja baik pria maupun wanita, baik muda maupun tua. Namun, meski sesama penyakit jantung antara yang diidap pria dan wanita bisa saja berbeda baik dilihat dari resiko, gejala hingga dampaknya.

Dr. Lili Barouch selaku ahli jantung di John Hopkins School of Medicine pun menjelaskan bahwa penyakit jantung yang menyerang wanita umumnya lebih susah untuk dideteksi sejak awal dibanding pada pria. Hal ini dikarenakan adanya perbedaan anatomi jantung antara pria dan wanita yang berlainan.

Jantung pada wanita memiliki ukuran yang lebih kecil, begitu juga ruang-ruang didalamnya. bahkan jika diperhatikan lebih lanjut sekat anar ruang jantung pada wanita juga lebih tipis dibanding yang ada pada jantung pria. Jika ditilik dari detak juga terlihat perbedaan dimana jantung wanita berdetak lebih cepat jika dibanding jantung pria. Namun meski begitu darah yang dipompa jauh lebih banyak jantung pria.

Berbicara pada kasus tertentu juga terlihat perbedaan lainnya dimana ketika sedang tertekan atau stress jantung wanita akan berdetak lebih cepat dengan darah yang dikeluarkan lebih banyak. Sementara pada pria yang sedang tertekan atau stress arteri jantung akan mengerut dan menyebabkan tekanan darah menjadi naik.

beberapa faktor diatas ini pula yang akhirnya menyebabkan adanya perbedaan sebagaimana yang dijelaskan pada beberapa poin berikut:

  1. Wanita jauh lebih beresiko dibanding pria

Berdasarkan data diketahui bahwa resiko wanita terkena penyakit jantung koroner lebih besar dibanding pria karena adanya beberapa penyakit khas yang menyerang wanita  seperti endometriosis yang mana bisa menyebabkan resiko terkena penyakit jantung bisa meningkat 400 persen pada wanita dibawah 40 tahun. Selain itu ada penyakit sindrom ovarium polikistik serta tekanan darah tinggi ketika hamil.

  1. Gejala serangan jantung wanita tidak spesifik

Selama ini gejala paling khas dari penyakit jantung adalah nyeri pada dada yang seakan ditimpa beban berat. Hal ini berbeda pada wanita karena faktanya sedikit sekali wanita yang merasakan nyeri saat serangan jantung.

Biasanya penyakit jantung pada wanita ditandai dengan beberapa gejala seperti mudah kelelahan, napas pendek, sakit leher, rahang serta punggung.

  1. Penyumbatan jantung sulit dideteksi

Penyebab jantung koroner adalah adanya penyumbatan, namun sayangnya penyumbatan pada wanita kadang susah untuk dideteksi. Langkah utama dalam melihat penyumbatan dalah dengan cara angiogram (foto sinar X) saat katerisasi jantung.

Penyumbatan pada wanita biasanya terjadi di arteri kecil yang justru tidak terpantau saat foto sinar x. Itulah alasan kenapa penyakit jantung pada wanita lebih susah dideteksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *